Jumat, 27 April 2012

Pegawai BKD Trauma Nasib K1 dan K2 Terancam Gagal

Akibat Demo Honorer K1 Terancam Gagal

Yusniwar (Deadline News)
Donggala-Demo Anarki yang dilakukan masyarakat Donggala yang menuntut penghentian operasional Bus Pemda sejak Rabu hingga Jumat ternyata membawa dampak bagi nasib Honorer yang tercamtum namanya pada  kategori 1 dan 2 pasalnya, pegawai Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Donggala trauma dan tidak memiliki kendaraan menuju kantor sehingga laporan dan input data Honorer ke BKN terbengkalai.
"Dampak dari demo pegawai BKD trauma dan ada juga pegawai yang tidak memiliki kendaraan menyusul disegelnya Bus Pemda. Laporan honorer K1 beserta tahapannya belum rampung di kerjakan, begitu juga pengentrian nama honorer K2 belum selesai disebabkan hanya 30 persen saja pegawai BKD yang masuk kantor, Kata Kepala Badan kepegawaian Daearah Donggala Moh. Irwan di Donggala belum lama ini.
 Berdasarkan surat edaran Menpan RB No 3 Tahun 2012 batas akhir laporan K1 dan pengentrian data K2 berakhir Tanggal 30 April, sementara laporan dan pengentrian data belum rampung.  "Kami sudah melakukan lembur tapi itu tidak dapat mencapai target 300 berkas perhari,dampak dari itu maka belum dapat di pastikan honorer K1 dan K2, berjalan sesuai harapan ” jelas Irwan.
Untuk mengantisipasi gugurnya honorer K1 secara keseluruhan maka Irwan segera bertolak ke Jakarta membawa laporan K1 dan pengentrian data K2 yang telah selesai dikerjakan, selebihnya data tersebut belum dapat dipastikan nasibnya nasib tenaga honorer lainnya.** .

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar