Sabtu, 03 November 2012

Badan Pertanahan Donggala Mengambil Sumpah Warga Maleni




Yusniwar (Deadline News)
Donggala-Badan Pertanahan Donggala, Selasa (30/10) lalu, mengambil sumpah kejujuran  warga kelurahan Maleni kecamatan Banawa. Imran Alias Memet (43)  diambil sumpahnya setelah melapor kehilangan sertifikat tanah miliknya kepada kantor Pertahan Donggala.
Berdasarkan ketentuan Badan Pertanahan Nasional (BPN), pelaporan kehilangan setifikat sebidang tanah harus menjalani sumpah kejujuran.hal itu dilakukan, kiranya pelaporan kehilangan setifikat tanah tersebut dapat dinyatakan hilang dan mengaku jujur kalau betul sertifikat yang dimilikinya benar-benar hilang.
“Berdasarkan ketentuan yang ada pelapor dalam hal ini Imran, harus mengikuti prosedur itu. Karena, dalam pelaporan kehilangan sertifikat sebidang tanah, pelapor harus betul-betul jujur untuk mengantisipasi adanya kebohongan dari pelapor. Dengan sumpah yang kita berikan itu,” kata Kepala Badan Pertanahan  Donggala Drs Hosea Lintin SH MSi usai menggelar sumpah yang di saksikan oleh pejabat BPN di ruang kerjanya.
Menurut Hosea, selain ketentuan akhir dengan diberikan sumpah kepada pelapor. Sebelumnya pihak pertanahan terlebih dahulu mengecek kebenaran pemilik sertifikat dan alamat tanah yang dimaksud. Pihak pelapor diharuskan membuat laporan kepada Kepala Desa (Kades) atau Lurah setempat, dimana tanah itu berada. Dan diperkuat oleh laporan kepada pihak Kepolisian, kemudian ke pihak BPN untuk ditindaklanjuti proses pergantian setifikat hilang tersebut.
Terkait dengan kehilangan, pihak pelapor juga harus dituntut untuk melakukan pembuatan iklan bukti kehilangan sertifikat sebidang tanah di media cetak. Setelah sebulan lamanya iklan pengumuman sertifikat hilang itu terbit maka BPN melakukan pergantian dengan catatan sertifikat yang hilang tersebut sudah tidak bisa digunakan, apabila telah terbit sertifikat baru. Karena, sertifikat yang hilang itu sudah dinyatakan tidak berlaku lagi atau mati dengan sendirinya,” tandasnya.
Sementara untuk pelaporan kehilangan sertifikat dari Imran, lanjutnya, pihaknya akan membuatkan sertifikat baru untuk tanah milik Imran yang terletak di Kelurahan Maleni, Kecamatan Banawa. “Ketentuan dari Imran semuanya lengkap. Maka dari itu, kami akan segera terbitkan sertifikat penggantinya. Tapi kami tetap menunggu kelengkapan berkas prsyaratannya,” pungkasnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar